Selamat Datang di chit2chat. ayo chit chat bareng buat namabah wawasan dan pengetahuan juga teman-teman yang asik. AYO buruan DAFTAR!!!Enjoy the Chiting...


    cara mempercepat koneksi internet

    Share

    mimin
    Admin

    Jumlah posting : 88
    Join date : 16.07.09
    Age : 27
    Lokasi : Medan

    cara mempercepat koneksi internet

    Post  mimin on Wed Jul 22, 2009 7:52 am

    Cara Mempercepat Koneksi Internet
    Salah satu jenis koneksi Internet yang saat ini paling banyak digunakan masyarakat Indonesia adalah koneksi internet dial-up. Meskipun jenis koneksi ini tidak sehandal beragam koneksi canggih lain, Anda masih bisa mengoptimalkan koneksinya agar lebih tokcer.
    Pada Windows 95, nilai standar MTU yang diberikan adalah 1500, yang berarti paket-paket yang bernilai 1500 bytes akan dikirim setiap waktu transfer. Nilai 1500 ini sebenarnya cocok untuk ethernet network (LAN) atau ISDN, tetapi tidak untuk Internet, khususnya dial-up. Banyak router yang digunakan oleh ISP menggunakan nilai 576. Bila ISP yang Anda gunakan menggunakan 576 berarti paket 1500 bytes tersebut akan difragmentasi menjadi 3 paket.
    Dengan fragmentasi ini, kecepatan transfer secara keseluruhan akan menurun karena fragmentasi ini akan membuat banyak ruang yang tidak berguna (di paket ketiga). Bila koneksi Anda di bawah 128kbps, disarankan menggunakan nilai 576 ini. Bila koneksi Anda di atas 128kbps maka sebaiknya Anda menggunakan nilai 1500 tersebut. Cara yang paling baik menentukan apakah nilai yang kita masukkan nantinya sudah benar adalah dengan mencobanya satu per satu dan rasakan peningkatan yang terjadi. Berikut cara mengganti nilai tersebut.
    1. Jalankan Registry Editor melalui menu [Start] > [Run] lalu ketikkan regedit.
    2. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-Class-NetTrans.
    3. Klik [Edit] > [New] > [String Value] untuk membuat data string dengan nama MaxMTU.
    4. Klik ganda data tersebut dan isikan nilainya dengan nilai yang Anda yakini tadi, yaitu 576 atau 1500.
    Sebenarnya nilai yang dapat digunakan tidak hanya kedua itu, tetapi masih ada lagi, di antaranya 552 (nilai minimum), 1002 (terminal server), dan 2000 (nilai maksimum). Jadi cara terbaik adalah mencobanya.
    Komponen lainnya yang dapat Anda optimasi:
    1. NDI Cache
    Optimasi bisa dilakukan dengan menambah NDI cache dari 16 ke nilai optimalnya yaitu 64, berarti Anda telah mengoptimalkan koneksi Anda. Caranya begini.
    Jalankan Registry Editor dan masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-NWLink-Ndi-params-cachesize.
    Klik ganda data string bernama (default) dan isikan nilainya dengan 64.
    2. Nilai Receive Window
    RWIN menentukan jumlah data yang akan disiapkan oleh komputer untuk menerima data. Jika nilainya terlalu tinggi, kemungkinan hilangnya data lebih besar bila paket yang dikirim hilang atau rusak ketika ditransfer. Bila nilainya terlalu rendah, akan menghasilkan kualitas transfer (kecepatan) yang buruk.
    Secara standar, nilai RWIN ini sebesar 4 kali dari nilai Maximum Segement Size (MSS). Anda dapat mencoba nilai lain, misalnya 6x atau 8x untuk menemukan nilai RWIN terbaik. Lihat proses unduh yang Anda lakukan, apakah lebih baik, sama saja atau lebih buruk.
    Nilai RWIN yang lebih besar ini sebaiknya ditujukan untuk mengunduh file yang besar atau mengakses situs web bergrafik banyak. Berikut caranya.
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
    2. Klik ganda data string bernama [DefaultRcvWindow] dan isikan nilainya dengan 6435.
    Anda dapat mencoba nilai lain seperti 2144, 3216, 3752, 8192 (default), atau 14472. Sekali lagi mencoba merupakan cara terbaik.
    3. Nilai TTL
    TTL merupakan kependekan dari Time To Live yang menyatakan durasi paket dapat bertahan “hidup” sebelum akhirnya situs web yang dituju dianggap tidak ada. Nilai default pada Windows 9x/Me adalah 32, sedangkan Windows NT/2000 adalah 128. Semakin besar nilainya, tentunya akan semakin baik. Nilai yang disarankan untuk digunakan adalah 64. Untuk mengeditnya:
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP
    Buat atau editlah data string yang bernama DefaultTTL dan isikan nilainya dengan 64.
    4. Nilai Max Socket dan Max Connect
    Dengan meningkatkan nilainya, Anda dapat meningkatkan performa koneksi Internet Anda. Berikut caranya.
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-NWLink-Ndi-params.
    2. Untuk mengganti nilai maxsocket, buatlah key baru melalui menu [Edit] > [New] > [Key] dan beri nama maxsockets.
    3. Buat data string bernama min dan isikan nilainya dengan 32.
    4. Buat data string bernama max dan isikan nilainya dengan 1020.
    5. Untuk mengganti nilai maxconnect, masuklah ke sub key ..-params-maxconnect.
    6. Buat data string bernama min dan isikan nilainya dengan 2.
    7. Buat data string bernama max dan isikan nilainya dengan 128.
    5. Seting Auto Discovery
    AutoDiscovery merupakan pengaturan yang menyebabkan TCP (Transmission Control Protocol) menemukan MTU terbesar sepanjang jalur ke situs tujuan. Dengan penentuan dan pembatasan ukuran paket, TCP dapat mengurangi pemecahan (fragmentasi) di router sepanjang jalur yang berbeda MTUnya.
    Cara terbaik untuk menentukan aktif atau tidaknya AutoDiscovery ini adalah dengan eksperimen. Secara default, Autodiscovery ini diaktifkan. Berikut cara menonaktifkannya.
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
    2. Buatlah data string bernama PMTUDiscovery dan isikan nilainya dengan 0.
    Untuk mengaktifkannya kembali, Anda cukup menggantikan nilainya dengan 1 atau menghapus data tersebut.
    6. Deteksi Black Hole
    Pengaturan ini akan mengaktifkan TCP untuk mendeteksi router BlackHole ketika melakukan MTU AutoDiscovery seperti yang baru saja dijelaskan pada trik sebelumnya. Anda dapat mencoba mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini untuk melihat hasil terbaiknya. Secara default fungsi deteksi ini dinonaktifkan. Berikut cara mengaktifkannya.
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
    2. Buatlah data string bernama PMTUBlackHoleDetect dan isikan nilainya dengan 1.
    Untuk menonaktifkannya kembali, Anda cukup mengganti nilainya menjadi 0 atau menghapusnya.
    7. Parameter SlowNet
    Dampak yang akan Anda rasakan jika mematikan parameter slownet pada koneksi dial-up adalah mengurangi waktu time out. Berikut cara menonaktifkannya.
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-Class-Net.
    2. Buatlah data binary dengan nama slownet dan isikan nilainya dengan 00.
    Untuk mengaktifkannya kembali, ganti nilainya dengan 01.
    8. Session Keep Alive
    Session Keep Alive menentukan seberapa sering pengiriman paket session keep-alive pada sesi aktifnya, yang menandai bahwa koneksi yang sedang berlangsung masih aktif. Nilai minimumnya adalah 1 menit, sementara nilai default pada Windows Me/9x adalah 1 jam dan 2 jam pada Windows 2000. Nilai yang disarankan adalah 10 menit. Sesi ini berguna ketika ISP yang Anda gunakan sering memutuskan koneksi ketika tidak ada aktivitas dalam jangka waktu yang singkat.
    Cara mengaturnya seperti ini.
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-VxD-MSTCP.
    2. Buat atau editlah data string bernama SessionKeepAlive dan isikan nilainya dengan 600 atau sama dengan 10 menit.
    9. Hang Up Timer
    Pengaturan ini mengontrol berapa lama ICS (Internet Connection Sharing) Windows 98/Me harus menunggu setelah permintaan terakhir dari klien sebelum menmutuskan koneksi (hang up) modem.
    Trik ini berguna jika komputer Anda memiliki koneksi Internet yang dipakai bersama dengan komputer lain, misalnya di kampus, warnet, kantor, dan sebagainya. Nilai default-nya adalah 300 detik. Anda dapat memasukkan nilai lainnya dan pilih nilai terbaik.
    Cara melakukan pengeditan seting ini:
    1. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-System-CurrentControlSet-Services-ICSharing-Settings-General.
    Buatlah data string bernama hanguptimer dan isikan nilainya dengan seberapa lama yang Anda inginkan, misalnya 300.


    101 Intisari Seni Perang Sun Tzu
    ________________________________________
    Judul : "101 Intisari Seni Perang Sun Tzu"
    Penulis : William Tanuwidjaya
    Penerbit : MedPress (Anggota IKAPI) - Yogyakarta



    Pengantar

    Seni Perang (Art of War) Sun Tzu adalah karya militer klasik tertua dalam literatur China. Selain ajaran Confusius, seni perang Sun Tzu adalah yang paling terkenal di luar China. Asal usul dan siapa penulisnya masih menjadi perdebatan. Tapi ahli sejarah sependapat karya ini ditulis sekitar 400 sampai 300 SM atau 100 tahun setelah kelahiran dua filsuf terkenal Kong Hu Cu dan Lao Tze.

    Art of War diperkenalkan d Jepang sekitar tahun 716 - 735 M. Baru seribu tahun kemudian, naskah monumental ini muncul di benua Eropa, bertepatan saat benua biru itu meletakkan pijakan untuk mendominasi peradaban dunia.

    Terjemahan pertama dalam bahasa Perancis muncul di Paris tahun 1782. Kemunculannya bertepatan dengan gejolak sejarah yang melanda negeri itu setelah meletusnya Revolusi Perancis. Karena itu tak berlebihan bila ada yang mengatakan bahwa Art of War ini adalah senjata rahasia Napoleon dalam menaklukkan Eropa. Pendapat itu dapat dimaklumi. Perang-perang yang dilancarkan Napoleon sangat mengandalkan mobilitas pasukan, dan strategi Sun Tzu juga bertumpu pada aspek mobilitas tersebut. Tapi tampaknya Napoleon hanya mengadopsi strategi penaklukan secara parsial. Jenderal terbesar sepanjang sejarah itu gagal menyerap ajaran Sun Tzu secara sempurna.

    Kegagalan Napoleon menaklukkan Rusia menunjukkan kebenaran strategi Sun Tzu, bahwa kita tidak boleh menyerang di medan perang yang tidak kita kenal. Bukan pasukan Rusia yang mengalahkan Napoleon, tetapi musim dingin yang mematikan di seantero Moskow.

    Penerbitan Art of War dalam bahasa Inggris baru dilakukan pada 1905. Edisi bahasa Inggris pertama diterjemahkan oleh P.E.Calthrop. Terjemahan kedua oleh Lionel Giles, yang awalnya diterbitkan di Shanghai dan London pada tahun 1910. Buku Sun Tzu kini menjadi bacaan wajib bagi para petinggi militer dan bisnis~karena kedahsyatannya yang senantiasa relevan walaupun sudah berusia lebih dari 2500 tahun.

    Buku kecil ini memuat 101 pokok strategi perang ala Sun Tzu yang paling gampang diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Seperti ditegaskan James Clavell (1983), kebenaran yang terdapat dalam buku Sun Tzu bisa menunjukkan jalan menuju kemenangan dalam nyaris semua hal. Dalam konteks bisnis sehari-hari, perdebatan di rapat dewan, perjuangan sehari-hari untuk mempertahankan hidup,
    sampai perjuangan merebut hati lawan jenis !

    Dalam segala hal, kita mesti berkompetisi untuk menjadi lebih baik dari yang lain. Buku ini membuka cakrawala pemikiran kita mengenai hal-hal mendasar yang perlu dipersiapkan untuk meraih kemenangan. Buah pemiiran Sun Tzu seolah merupakan mata air inspirasi yang tidak pernah kering, dan senantiasa memberi petunjuk bagaimana harus berpikir dan bertindak.

    Menurut Sun Tzu, persiapan yang matang merupakan separuh dari kemenangan. Untuk bisa memenangkan pertempuran, kita harus mengetahui apa yang tidak diketahui oleh lawan kita.
    __________________


    Seorang biksu tua dalam biara mengajak muridnya yang masih muda untuk pergi turun gunung mencari sedekah. Di dalam perjalan pulang mereka bertemu dengan seorang nenek tua yang hampir menemui ajalnya karena kelaparan.

    Biksu tua segera memerintahkan muridnya untuk meninggalkan makanan dan sedikit uang kepada nenek tua itu, akan tetapi muridnya merasa enggan.

    Biksu tua lalu menasehati muridnya itu dengan berkata, "Mati hidup dan pahala itu hanya terletak pada sekilas pikiran, uang dan makanan tersebut bagi kita hanyalah sekedar untuk mempertahankan hidup kita untuk sementara saja. Akan tetapi bagi nenek tua itu, benda-benda tersebut dapat menolong nyawanya."

    Murid biksu tua itu setengah mengerti setengah tidak, dengan hormat dan berhati-hati dia berkata, "Bimbingan Guru selamanya akan murid camkan dalam hati, suatu hari nanti jika murid berhasil memajukan biara dan ketika telah terkumpul banyak uang dan pangan, pasti membantu dan menolong rakyat miskin."

    Siapa sangka setelah mendengarkan kata-kata itu biksu tua hanya menghela nafas sambil menggeleng-gelengkan kepala.

    Beberapa tahun kemudian, biksu tua ini telah hampir mencapai ajalnya. Sebelum ajalnya tiba dia telah menyerahkan sebuah kitab sutra kepada muridnya, mulutnya bergerak-gerak ingin mengatakan sesuatu tapi tidak keburu mengucapkan sepatah kata pun, biksu tua itu telah berpulang.

    Muridnya yang masih muda ini setelah mewarisi kedudukannya,sangat piawai dalam memimpin biara. Dia tak henti-hentinya memperluas biara kecil yang sudah usang itu. Di dalam hati muridnya ini berpikir, tunggu hingga perluasan biara ini rampung, saya pasti bersungguh-sungguh melaksanakan bimbingan dari biksu tua untuk menolong masyarakat secara luas.

    Akan tetapi setelah biaranya sudah mencapai skala tertentu,dalam hatinya berpikir lagi, tunggu biara ini mencapai skala yang lebih besar lagi, baru saya laksanakan perbuatan amal untuk menolong masyarakat.

    Waktu berlalu dengan cepat, ketika murid ini sudah mencapai umur 80-an, kuilnya juga sudah menjadi besar dan mentereng, juga memiliki sawah ratusan hektar.

    Akan tetapi, selama puluhan tahun ini, dikarenakan sibuk dengan pembangunan kuil, telah mengabaikan perbuatan amal (kebaikan), akhirnya dia tidak pernah melaksanakan satu hal apapun yang bisa mendatangkan pahala.

    Sebelum ajalnya tiba, murid ini tiba-tiba teringat kepada buku sutra yang ditinggalkan oleh biksu tua. Ketika dia membuka halaman judul dari buku itu, tertera tulisan nasihat biksu tua yang ketika itu tidak sempat biksu tua tunjukkan :

    "Memberi pertolongan kepada orang satu kali, melebihi melafalkan sutra (kitab suci agama Buddha) selama sepuluh tahun."

    Sebenarnya, menolong orang itu tidak perlu menunggu setelah kita sendiri memiliki kemampuan yang cukup baru melaksanakannya. Penting untuk diketahui bahwa mengulurkan tangan memberi bantuan kepada orang lain dengan kemampuan yang kita miliki, akan mengandung makna yang lebih mendalam.

    Hati belas kasih yang timbul untuk menolong orang lain, merupakan watak hakiki yang nampak secara alami, dijalankan dan dilaksanakan kapan dan dimana saja.Cara kerja yang harus menunggu setelah kita memiliki kemampuan yang cukup, sebenarnya adalah suatu alasan untuk menutupi ketidak relaan hati kita untuk berkorban.

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 7:11 pm